Pelangi Kekasih Kaktus
kaktus pernah berandai andai memeluk pelangi, tapi dia tidak sadar diri bahwa dirinya banyak duri, duri yang dapat menusuk.
tetapi suatu hari keinginan kaktus terwujud, dia bisa memeluk pelangi bahkan memilikinya. tetapi si pelangi lama-lama rusak dan hancur karena luka sobek dari duri si kaktus.
akhirnya si kaktus mengutuk dirinya sendiri, dia memohon kepada sang pencipta untuk menyembuhkan kekasih hatinya. tiba tiba cahaya datang dan menyorot mata si kaktus lalu saat kaktus buka mata ia melihat keadaan pelangi yang sempurna dan sehat tidak ada luka sedikitpun. "keajaiban" teriak kaktus yang setengah kaget.
pelangi yang sedang mengalami luka-luka itupun tiba-tiba sembuh seketika, kaktus tak percaya akan itu semua. tapi setelah kaktus telaah ternyata selama ini kaktus hanya bermimpi tentang dirinya dan pelangi, mana mungkin kaktus yang berada dibawah bisa memiliki serta memeluk pelangi yang berada jauh diatas.
tapi kaktus tak pernah menyesali mimpinya, justru ia bersyukur pernah pernah diberi kesempatan menjadi makhluk Allah paling beruntung untuk dapat merasakan sesuatu yang istimewa walau hanya sekejap di dalam mimpi.
dan sekarang kaktuspun bahagia bisa melihat pelangi terang benderang tanpa cacat yang sedang menebar kebaikan dan kebahagian kepada seluruh penghuni bumi tanpa terkecuali. pelangi tidak tersakiti dan tidak ada luka yang disebebkan oleh kaktus.
akhirnya mulai hari itu kebahagiaaan kaktus utuh, karena melihat sang kekasih (khayalannya) bisa bersinar kembali.
tetapi suatu hari keinginan kaktus terwujud, dia bisa memeluk pelangi bahkan memilikinya. tetapi si pelangi lama-lama rusak dan hancur karena luka sobek dari duri si kaktus.
akhirnya si kaktus mengutuk dirinya sendiri, dia memohon kepada sang pencipta untuk menyembuhkan kekasih hatinya. tiba tiba cahaya datang dan menyorot mata si kaktus lalu saat kaktus buka mata ia melihat keadaan pelangi yang sempurna dan sehat tidak ada luka sedikitpun. "keajaiban" teriak kaktus yang setengah kaget.
pelangi yang sedang mengalami luka-luka itupun tiba-tiba sembuh seketika, kaktus tak percaya akan itu semua. tapi setelah kaktus telaah ternyata selama ini kaktus hanya bermimpi tentang dirinya dan pelangi, mana mungkin kaktus yang berada dibawah bisa memiliki serta memeluk pelangi yang berada jauh diatas.
tapi kaktus tak pernah menyesali mimpinya, justru ia bersyukur pernah pernah diberi kesempatan menjadi makhluk Allah paling beruntung untuk dapat merasakan sesuatu yang istimewa walau hanya sekejap di dalam mimpi.
dan sekarang kaktuspun bahagia bisa melihat pelangi terang benderang tanpa cacat yang sedang menebar kebaikan dan kebahagian kepada seluruh penghuni bumi tanpa terkecuali. pelangi tidak tersakiti dan tidak ada luka yang disebebkan oleh kaktus.
akhirnya mulai hari itu kebahagiaaan kaktus utuh, karena melihat sang kekasih (khayalannya) bisa bersinar kembali.
-Alamanda Winata, 2018-
Komentar
Posting Komentar