Postingan

Menampilkan postingan dari 2024

“Bunga matahari” Sal

 Hai aku seorang sarjana pendidikan, memang saat itu aku mengambil jurusan itu dengan sadar, seperti ada panggilan jiwa. Tetapi saat kuliah berjalannya waktu aku jadi mengenal diriku sendiri. Ternyata aku adalah seorang introvert, energiku boros banget kalau interaksi sama manusia. Seorang guru bekerja dengan cara berinteraksi dengan manusia, bahkan tidak dengan 1 manusia, tetapi lebih dari 20an manusia. Berulang terus menerus setiap harinya. Energiku habis, bahkan soak. Selain dengan energi tipisku, aku melihat guru honorer sangat tidak dihargai oleh pemerintah. Guru honorer nanya dibayar 1 jutaan bahkan ada yang ratusan ribu saja. Miris! Padahal biaya kuliah kita sama dengan jurusan lainnya (kecuali kesehatan) tapi kenapa saat bekerja gaji kita cukup berbeda jauh. Saat lulus kuliah, ingin menjadi guru honorer juga sangat susah harus ada orang dalam atau membayar sekian juta. Hahahahaha sedih banget ga si? Kita ingin mencari uang, kenapa harus mengeluarkan uang terlebih dahulu? Si...

Whats wrong with august?

 Ada apa dengan agustus? Aku sudah memperhatikan agustus beberapa tahun terakhir. Agustus adalah bulan yang membuatku happy karena bertemu dengan seseorang yang membuatku dapat merasakan kupu kupu di dalam perut. Tapi kebahagiaan hanya sesaat, di bulan oktober dan november perguncangan mulai bermunculan sehingga bulan desember adalah bulan perpisahan aku dengan mereka. Kenapa mereka? Iya karena ini lebih dari 1 orang. Kenapa lebih 1 orang? Karena ini terjadi 2 tahun berturut-turut. 2022 dan 2023. Ada apa agustus? Kenapa kau selalu menghadirkan sesosok pria yang hanya sesaat bagiku? . Agustus 2024 ini aku juga bertemu dengan pria yang menghadirkan kupu-kupu dalam perutku. Apakah ia akan menjadi the next august tragedy??? Entahlah. Aku berharap dia tidak sementara. Aku berharap dia bisa menjadi teman hidupku, teman bertumbuhku, teman keluh kesahku, dan teman menuju surgaNya. Terdengar klasik? Memang visi misi hidupku sederhana. Playing terlalu tinggi -juicy luicy

Tanda tanya (?)

Kalau seperti ini jadinya bagaimana? Apakah bisa bersama? Jikalau tidak bisa, mengapa dipertemukan? Dari banyaknya kemungkinan di dunia, kenapa kita dipertemukan(?) Ini siapa yang salah? Aku yang salah? Kamu yang salah? Atau waktu yang salah? Ini kita dipertemukan terlalu lama atau terlalu cepat? Apakah ini sedang berlomba siapa yang tersakiti terlebih dahulu? Atau kompetisi siapa yang kuat sampai akhir? Apakah ini perasaan saling nyaman yang seharusnya tidak pernah ada(?) Aku harus bagaimana? Opsi pertama mengikuti arusnya walau harus terseret ke tempat yang aku sendiri tidak tahu ujungnya akan ke tempat yang aman atau ke tempat yang membahayakan? Opsi kedua melawan arus sejak dini mumpung arusnya belum mengalir deras? “apakah kamu akan tetap mempertahankannya walaupun kamu tahu di akhir kamu akan terluka?” Tiba tiba ada yang berbisik di kepalaku Apakah aku salah jika mengikuti hatiku yang tetap percaya diri dengan memegang teguh ‘red string theory’? Entahlah ini tulisan semua berisi ...

happy

Haaaaai ternyata inilah next chapternya. Ternyata sesingkat ini ya. Kamu sudah lolos S2 LPDP ya? Keren banget!!!! Congratulation! Aku happy banget taunya!!!! Kamu ga cerita tentang suksesnya kamu, kamu juga ga upload ke sosmed untuk pencapaianmu. Tapi kok aku tau ya? Hahaha aku juga bingung padahal aku berusaha untuk ga mencari tau loh. Info itu dateng sendiri. Lagi lagi aku tetap kagum denganmu. Kenapasi pencapaian sebesar itu ga kamu upload????? Ya Allah aku cuma beli es krim aja rasanya gatel pengen upload. Hmmm tapi kita tidak pernah menjadi kita. Kita tetaplah “gua” dan “lu” Yang aku harapkan next chapter tulisannya HAPPY ternyata tulisannya hanya sebatas happy. Tapi gapapa, aku beneran seneng atas prestasi kamu itu, kamu telah membuktikan ke orang-orang yang meremehkanmu. … Aku mau berterima kasih sama kamu, sudah membuat aku semangat upgrade value, aku morat marit bgt ngejar value kamu. Walaupun endingnya kita asing, tapi aku mendapat manfaatnya. Sekali lagi makasih yaaaa!!! … P...

Next Chapter (Kazay)

Gambar
_____________ aku : kanayya kamu : zayyan _____________ “pagiii” ucapan yang biasa kamu atau aku lontarkan di whatsapp. kalimat singkat yang terdengar sepele tetapi nyatanya hal tersebut dapat membuat semangat (bahkan senyum-senyum sendiri). tapi kalimat ucapan pagi itu tidak bertahan lama, sepertinya aku harus membeli formalin agar bertahan lebih lama. menurutku kamu adalah partner grow up, karena melihat dari proses kita yang masih menitih karir maupun pendidikan. mungkin kita pernah bertukar cerita duka dan suka melalui bubble whatsapp. ah tidak nyatanya kita lebih dari itu, kita bertukar cerita dengan 4 mata. hal itu kuanggap dengan ‘quality time’. cerita tentang kehidupanmu adalah part favorit yang selalu ingin aku dengar. mungkin sebelum cerita kamu pakai penglaris ya? ketika aku ingin berceritapun kamu menjadi opsi awal yang selalu aku spam dengan lebih dari 5 bubble chat. maaf ya hahaha. tapi entah karena apa dan siapa kita menjadi tak saling sapa. rindu. tapi hanya sebatas itu...

Sederhana

Dia lelaki sederhana. Sederhana penampilan dan gaya hidupnya. Ketika melihat dia entah kenapa aku berpikir ia tidak memiliki beban dan masalah hidup. Ternyata selain sederhana, dia adalah sosok yang teduh. . Kalau dilihat sekilas dengan orang lain dia hanya lelaki biasa yang tidak terlihat valuenya. Padahal dia adalah high value man. High value man yang sesungguhnya adalah ia yang tidak banyak menyuarakan tentang hidupnya, pencapaiannya, dll. . Tutur katanya yang lembut dan isinya daging banget. Dia tipe yang tidak banyak bicara, dan ketika bicara suaranya akan bergetar karena gugup, tetapi isi dari ucapannya bisa menjadi sebuah pesan yang berharga. Ucapan dia memang menyakiti hati karena tidak disaring, tapi justru karena itulah daging bagi orang orang yang mencintai kritikan membangun. . Manusia sederhana itu sangat misterius, jarang sekali upload kehidupannya di sosial media. bahkan dia berkata "gua harus upload apa si di instagram? ga ada yang seru sama hidup gua". What??...